globalonline.id
Nasional Pendidikan Surabaya

ITS Raih Peringkat Tiga Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE

Manajer Senior urusan World Class University ITS Rulli Pratiwi Setiawan ST,MSc,PhD menjelaskan peringkat terbaru yang diperoleh ITS dari Times Higher Education, Selasa (10/3/2020).

SURABAYA (globalonline.id) — Bersaing di kancah global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) semakin membuktikan keunggulannya. Dilansir dari pemeringkatan Times Higher Education (THE), ITS kini kokoh berada di peringkat tiga universitas terbaik di Indonesia setelah Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) kategori Emerging Economies (negara berkembang).

Manajer Senior urusan World Class University ITS Rulli Pratiwi Setiawan ST, MSc, PhD menjelaskan bahwa ITS mantap bertengger di peringkat 251-300 untuk kategori Emerging Economies dan peringkat 1001+ untuk kategori Global. “ITS berhasil mengungguli Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di klaster 251-300 untuk kategori Emerging Economies,” ungkapnya, Senin (10/3/2020).

Rulli mengatakan, keberhasilan ITS mengungguli dua kampus di atas lantaran skor total yang diraih ITS melebihi perolehan UGM dan IPB. Jika dilihat dari laman THE, dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ini mengakui, terdapat sajian ambigu yang tercantum dalam tabel, di mana ITS ada di urutan empat untuk kategori Emerging Economies dan urutan enam untuk kategori Global.

Padahal jika mengacu pada nilai perolehan total, Rulli menegaskan ITS kuat berada di peringkat tiga terbaik di Indonesia. Alumnus Arsitektur ITS ini menambahkan, urutan penulisan kampus untuk klaster peringkat yang sama diurutkan berdasarkan urutan alfabet. “Jadi jangan heran jika publik membuka laman THE, ITS tidak dituliskan pada peringkat tiga dari Indonesia,” imbuhnya.

Berdasarkan data THE, terdapat 13 indikator nilai yang digunakan untuk memeringkatkan hampir 1.400 universitas global. Di antaranya adalah jumlah staf akademik internasional, staf perempuan, staf peneliti, mahasiswa internasional, mahasiswa perempuan, mahasiswa jenjang sarjana (S1), mahasiswa jenjang magister (S2), mahasiswa jenjang doktoral (S3), peraih gelar sarjana, penghargaan penelitian doktor, penghargaan doktor profesional, pemasukan penelitian, hingga pemasukan dari industri dan perniagaan institut.

Di samping pemeringkatan tersebut, THE juga merilis peringkat baru yang diraih ITS dalam bidang tertentu. Yakni, peringkat 401-500 untuk kategori Computer Science, peringkat 601-800 untuk Engineering and Technology, serta urutan 801+ untuk Physical Sciences.

Meski demikian, Rulli menyatakan bahwa perankingan bukan tujuan utama ITS. Tetapi hal tersebut dapat menjadi media untuk patokan ITS dalam bersaing di kancah nasional dan global. Ke depannya, ITS optimistis mampu menjadi bagian dari lima Perguruan Tinggi Nasional Badan Hukum (PTN-BH) di Indonesia yang masuk peringkat 500 besar secara global.

“Hal ini sesuai dengan target yang dikejar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim,” pungkas alumnus doktoral Hiroshima University Jepang ini. tri, hms