globalonline.id
Indeks Kesehatan Metro Raya Utama

Rumah Sakit PHC Kembangkan Diri Jadi Pusat Layanan Kanker

SURABAYA (global-news.co.id) – Rumah Sakit  PHC Surabaya mengembangkan diri jadi pusat layanan kanker.  Dalam tahun ini manajemen rumah sakit sedang menyiapkan fasilitas radioterapi dan menyusul kemudian petscan.

Dirut PT Pelindo Husada Citra, dr Agus Akhmadi MKes, mendapat penjelasan tentang materi protease payudara dari perwakilan Can-Care

Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra, dr Agus Akhmadi MKes mengatakan, pengembangan diri menjadi pusat layanan kanker didasarkan semakin banyaknya penderita kanker yang berobat ke PHC. “Selama ini kami memang sudah menghadirkan layanan onkologi, tapi sifatnya parsial. Karena dari waktu ke waktu pasiennya semakin banyak, kami kembangkan jadi pusat layanan kanker,” ujarnya saat meresmikan layanan Can-Care Post Care Centre, Rabu (19/2/2020).

Target penyelesaian fasilitas radioterapi pada tahun ini didasarkan karena antrean pasien kanker di Surabaya untuk menjalani terapi radiasi mencapai 6-8 bulan. “Kalau nunggu selama itu, kankernya kan sudah ke mana-mana. Kita sebagai rumah sakit BUMN tergerak untuk membantu mereka yang menderita kanker, dan di sini layanan tersebut juga dicover BPJS,” terang Agus.

Diungkapkan, untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pasien kanker, mulai dari layanan pra perawatan sampai pasca perawatan dalam satu atap, pihaknya juga menghadirkan layanan Can-Care Post Care Centre.  Melalui layanan ini, lanjutnya,  para profesional medis yang sudah berkompeten akan memberikan saran dan informasi gratis, program yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien serta dukungan dan beragam produk pasca perawatan yang dibutuhkan pasien setelah menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara).

“Bisa dibayangkan mereka yang menjalani mastektomi, misalnya, tentu rasa percaya dirinya hilang. Kami tergerak untuk membantu mengembalikan rasa percaya dirinya. Gayung bersambut, ada  Can-Care yang menyediakan produk-produk yang dibutuhkan seperti protesis payudara dan bra mastektomi yang sudah dimodifikasi,” ujar dr Agus.

Terdapat pula rambut palsu dan produk perawatan kulit kepala. Selain itu pasien dapat dengan bebas melakukan fiting dan berkonsultasi karena layanan postcare ini dibuka untuk semua pasien kanker.

Untuk diketahui, dukungan dari lingkungan sekitar mulai keluarga, sahabat dekat hingga profesional medis menjadi sangat penting bagi mereka penyintas atau survivor kanker.  Salah satu alasan kenapa dukungan ini harus diberikan ialah untuk meningkatkan kepercayaan diri setelah menjalani operasi dan pengobatan kanker.

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 Kementerian Kesehatan menyebutkan, prevalensi tumor atau kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1,4 per seribu penduduk pada 2013  menjadi 1,79 per seribu penduduk di 2018.

Can-Care Indonesia Representative, Virgie Keen, mengatakan keberadaannya membantu para penyintas kanker bisa mendapatkan produk tanpa harus ke luar negeri lagi. Diakui, masih banyak pasien di Indonesia yang kurang menyadari pentingnya postcare. “Padahal postcare ini penting untuk rekonstruksi. Kalau tidak memiliki payudara, orang pasti akan membungkuk yang berpotensi mengubah struktur tulang. Pemakaian protesis payudara ini membantu merekonstruksi sehingga dia tak harus membungkuk, juga membantu meningkatkan rasa percaya diri,”  terang Virgie.ret